"Masih mau muntah?" Tanya Nevan sambil mengelus punggung Reya. Reya menggeleng lalu mencuci mulutnya. Nevan merengkuh tubuh Reya yang lemas sehabis mengalami morning sickness membawa istrinya ke tempat tidur dan memberikan air putih yang ada di nakas pada Reya. Nevan mengambil minyak angin untuk menggosokkan nya di tengkuk Reya. "Udah?" Reya mengangguk memberikan gelas yang berisikan air putih pada Nevan. Setelah itu Reya memeluk Nevan menyembunyikan wajahnya di leher Nevan seraya mencium aroma tubuh laki-laki itu. "Kamu ke kantor?" Tanya Reya dengan nada lirih. "Enggak, aku di rumah." Jawab Nevan sambil mengelus lengan Reya. Mendengar jawaban Nevan Reya mengeratkan pelukannya dan semakin menempelkan tubuhnya pada Nevan seperti tidak ingin jauh-jauh. Nevan menoleh pada Zio yang se

