"Kita cari baby sitter aja ya? Biar bisa bantu kamu ngurus mereka. Kamu juga baru keluar dari rumah sakit." "Gak usah, biar aku aja. Lagian aku udah bisa mandiin mereka lho." "Berkat diajarin Mama." Reya tersenyum mengalihkan pandangannya ke arah anak-anaknya yang sedang tertidur tanpa di bedong, dibiarkan begitu saja sehingga terlihat sangat mungil. "Aku udah punya nama untuk mereka." Kata Reya. "Apa?" Tanya Nevan sambil memainkan bibir mungil anak perempuannya. Reya menjauhkan tangan Nevan ketika anak perempuan mereka mulai menggeliat. "Kalo yang ini..." Reya menunjuk anak laki-lakinya. "Nama nya Fazra, kalo anak gadis kita namanya Rania, dipanggil Nia." "Uluuh Mami lutunya." Nevan menangkup Pipi Reya dan memainkannya seperti pipi Reya adalah squishy. "Hampir dua Minggu nih aku

