Amirra Savannah POV “Sumpah tadi manis sekali, Ara!” Aku hanya menoleh lesu sambil memijat tengkukku yang bau minyak angin. Benar, aku barusan pingsan. Laras barusan berlalu sambil tersenyum penuh arti padaku. Sebenarnya, bukan hanya Laras sih, tapi seluruh maba yang ikut malam inagurasi juga ikut memandangiku. Tak ketinggalan para petinggi fakultas dan para dosen yang tampaknya heran dengan kelakuan suami anehku. Namun, tampaknya Mas Dyo berhasil mengembalikan namaku dengan mengobrol santai dengan para dosen dan pejabat fakultas. Dia menebus kesalahannya. “Ras, kamu masih mau kan jadi temanku?” tahanku pada langkah Laras. Dia menoleh sebentar dan tersenyum lagi. “Tentu, semua ingin berteman denganmu Ara. Kamu kan artis sekarang,” ucapnya menyebalkan. “Jangan gitulah!” dia k

