11

1747 Kata

Setidaknya Toni bisa menyembunyikan kekesalannya di depan Catur. Entahlah apa yang terjadi bila Catur mengetahui pertemuan singkat antara Toni dan Djarno. Lebih baik hal tersebut menjadi rahasia; tak perlu diketahui, tak perlu dibahas. Djarno adalah masa lalu dan Catur membutuhkan masa depan. Sebuah masa depan yang nantinya tak ada lagi sesal dan air mata. Djarno tak pantas mendapatkan perhatian Catur, tidak setelah segala keburukan yang telah ia tunjukkan; mengabaikan Catur, memilih wanita lain, dan yang terburuk: meninggalkan Toni. Pria yang tak mengenal kasih, lalu untuk apa Catur tetap bertahan pada masa lalu yang melenakan? Tak bisakah wanita itu melihat kebenaran sebagaimana Toni memahami betapa buruk sikap Djarno terhadap darah dagingnya? Sebab kebohongan lebih menyenangkan dari ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN