Aland mondar-mandir di luar ruang periksa tunangannya, dia sedih sekaligus marah pada dirinya yang teledor menjaga Vanya. Demi Vanya dia akan segera mencari pelaku yang menusuk perut tunangannya itu secepatnya. Tak lama kemudian datanglah papa dan mama Vanya, mereka sama cemasnya dengan Aland sekarang. "Kenapa bisa begini?" tanya Derdi. Dia berusaha mengendalikan dirinya, pasalnya tidak sekali dua kali ada orang yang berusaha menyelakai anggota keluarganya. "Nggak tau, Pa, tolong bantu selidikin kasus ini. Kejadiannya di restaurant steak depan kantor aku," ungkap Aland. Mereka dikagetkan dengan suara Zade yang menggema, "Vanya gimana?" berondong Zade saat melihat Aland di depan ruang operasi. "Masih ditangani dokter, Nak Zade. Tenangkan dirimu, ya? Berdoa semoga Vanya tidak apa

