BAB 12

1197 Kata

Vanya masih asyik memakan pizza sambil melihat abangnya main Playstation dengan teman-temannya. "Tadi tunanganmu, Van?" tanya Rey "Hemm." Hanya deheman yang keluar dari mulut Vanya karena dia sedang fokus main game masak-masakan di ponselnya "Cuek banget Adek lo, Zade," adu Rey pada sahabatnya. "Apaan sih, Kak? Orang lagi main masak-masakan juga. Liat, jadi gosong, ‘kan?! Ih, kalah. Jadi sebel!" ketus Vanya. "Wah, mulai cerewet lagi nih." Kalau disuruh menggoda, si Rey mah juaranya. "Apaan sih?! Sukanya ngeledekin Vanya aja, sekali-kali beliin makanan kek. Jangan ngeledek aja!" semprot Vanya sebal. "Jangan, Rey. Dia udah punya tunangan!" peringat Zade. "Gapapa Zade, mau aku tikung dalam sepertiga malam," ucap Rey. "Sok-sokan banget, Lo. Kayak bangun aja tiap malem, biasanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN