Cuaca hari ini sangat cerah bahkan kicauan burung yang berterbangan sangat gembira menyambut pagi yang begitu indah. di bagian Kuta Utara Badung Bali Indonesia tepatnya di wilayah Canggu, seorang wanita begitu terlihat menyedihkan karna dari semalam hampir tidak bisa memejamkan mata dia hanya rindu dan rindunya sangat tidak terobati. "ma,, papa Tasya rindu bisakah papa dan mama datang menjemput Tasya, Tasya tidak kuat ma, aku juga pengen menjadi Tasya kecil yang bahagia saat mama dan papa masih ada. Tasya kembali menangis sambil menatap foto keluarganya
Tasya menap foto keluarga dengan rindu yang sangat dalam, karna sudah 3 bulan setelah pernikahan nya dengan Alex Tasya tidak pernah mendapatkan kasih sayang. lama Tasya menangis hingga tak sadar tertidur dengan air mata yang masih membasahi pipinya.
"aku membencimu Tasya, sangat membencimu!" Alex begitu marah sambil memutar kemudi stir mobilnya ke sebuah tempat di mana hatinya merasa damai. kemana lagi kalau bukan Apartemen Bella dia sangat ingin mampir sebentar hanya untuk menyapa sebelum benar-benar ke kantornya yang tidak jauh dari Apartemen yang di belinya untuk Bella.
setelah sampai Alex langsung menuju ke kamar Aparteman Bella dia tahu wanitanya pasti masih tidur di jam yang masih pagi ini, dan benar saja setelah membuka pintu kamar Bella masih tidur pulas.
"haney ayo bangun ini udah pagi, aku kangen" ucap Alex pada Bella dan beberapa saat setelah di bangunkan Bella pun mulai terganggu dengan kehadiran Alex dan Bella mulai terbangun.
"Alex aku sangat merindukanmu, malam tadi bahkan kamu tidak datang menemaniku tidur" ucap Bella pura-pura sedih, padahal yang sebenarnya dia sangat senang Alex tidak menginap karna baginya jika Alex menginap dia tidak bisa keluyuran.
"kamu tahu, aku sangat bahagia bisa bersamamu" Alex menatap Bella dengan penuh cinta . "kenapa kita terpisah seperti ini, seandainya dulu waktu pertama kali aku melamarmu kita pasti sudah menikah" ucapnya
"Alex maaf kan aku, dulu aku begitu mencintai pekerjaanku sebagai model apalagi waktu itu aku baru berada di puncak teratasku" ucap nya merasa sedih sekaligus merasa bodoh karna baginya itu adalah kesempatan yang dia sia-siakan karena sekarang Bella tidak bisa berkaya kembali karna penyakitnya yang tiba-tiba kambuh.
namun meskipun menyesal semua tidak akan kembali seperti dulu lagi, maka dari itu Bella akan mencari segala macam cara membuat Alex tetap di sisinya
tiba-tiba Alex teringat "Anastasya Carf" Alex mengepalkan kedua tangan dengan erat. hatinya yang mulai tenang saat bertemu Bella kini terbakar emosi saat kembali mengingat Tasya. mengingat w************n yang membuat dirinya terpisah dengan Bella sang kekasih. "aku harus memberikan pelajaran lagi padanya!" dengan segera keluar dari Apartemen setelah berpamitan dengan Bella, tentu saja Bella begitu senang melihat Alex tersalut emosi karna wanita itu "hahaha.. aku harap kalian tidak pernah akur sampai perceraian" ucap Bella begitu senang, setelah Alex keluar dari Apartrlemwnnya.
"Anastasya...!" teriak Alex setelah sampai di Apartemennya yang berada di latai 10, lantai teratas di daerah pemukiman elit di Canggu. Alex sangaja membeli Apartemen itu agar jauh dari kedua orangtuanya dan bisa menyiksa Tasya sesuai dengan keinginannya tanpa takut ada yang melihatnya. "Anastasya...!" teriaknya lagi, saat tidak melihat keberadaan wanita itu saat tiba di ruang tamu yang bersatu dengan dapur karna yang ada saat itu hanya Bibi Jane. bahkan bibi Jane yang melihat tuan nya marah sangat ketakutan dan menjawab dengan terbata-bata "nona ada di dalam kamarnya tuan" ucap bibi Jane
Bersambung...
hallo, sahabat inovel dukung saya dengan memberi like, komen dan bagikan ya. Tuhan Memberkati
dukung aku terus ya sampai Novel pertamaku bisa di selesaikan dengan baik 😘😘