Wajah yang sama

1347 Kata

Devano mundur satu langkah, ketika Nakesya terlihat akan memeluknya, hingga Nakesya langsung tersadar, Ia pun langsung menurunkan tangannya. “Devano apa kabar?” tanya Nakesya berusaha mengendalikan dirinya. Devano menatap lekat-lekat, sepertinya ia harus berbicara lagi dengan mantan kekasihnya ini. “Nakesya bisa kita bicara?” ucap Devano, kemarin saat dia menghampiri Nakesya di rumah sakit, Devano sadar ia terlalu terburu-buru berbicara walau bagaimanapun, Devano tahu Nakesya mungkin adalah yang korban sesungguhnya di sini, di mana saat itu Ia memutuskan untuk menikah Meilani secara mendadak. Dan disinilah Nakesya dan Devano berada di kantin rumah sakit dan mereka sudah duduk berhadap-hadapan. “Ada apa?” Nakesya menunduk, tidak berani menatap Devano. Bahkan tangan kaki Nakesya bergerak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN