Rasa Canggung

1070 Kata

Keluar dari gedung kantor, Fasya memilih untuk berjalan di belakang bersama Niko. Meskipun sudah tidak banyak orang, tetapi dia harus tetap menjaga jarak dengan Adnan. Apalagi ditambah dengan kejadian tak terduga sebelumnya. Sejak pelukan itu, Fasya tidak bisa menatap wajah Adnan secara langsung. "Mana kunci motor kamu?" Tiba-tiba Adnan berhenti berjalan membuat Fasya ikut berhenti untuk menjaga jarak. "Kenapa?" tanya Fasya pelan. "Mana?" Meskipun bingung, Fasya tetap memberikan kunci motornya pada Adnan. "Kamu bawa motor Fasya," ucap Adnan melempar kunci motor pada Niko. "Dan kamu, sama saya," lanjutnya menatap Fasya. "Nggak usah, aku pulang sendiri aja." Niko menatap perdebatan itu dengan aneh. Pasangan di hadapannya itu sangat konyol, apalagi setelah tertangkap basah berpelukan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN