STORY 47 - Disaster . . . . [Perusahaan Clayton – Pukul 20.00 pm] Suara gema tamparan terdengar cukup keras di dalam ruangan. Bergaung mengagetkan semua orang di sana, sosok Ivondes Maity Clayton tidak bisa menahan amarahnya, dengan napas terengah menampar pipi Moran, sang komandan. Beberapa bawahan Moran tidak bisa melihat sang komandan yang kini dipermalukan, mereka bahkan hendak melawan balik, sebelum Moran menghentikan semua. Dengan pandangan datar dan tegas, “Maaf, saya membuat kesalahan kali ini, tuan Ivondes. Untuk selanjutnya saya tidak akan mengulanginya lagi.” Percuma, kata maaf itu tak cukup membuat Ivon puas. Kedua manik sang lelaki paruh baya masih menyala, tidak takut berhadapan dengan seorang komandan. Karena kali ini Moran sudah cukup melakukan kesalahan besar.

