Chloe terus memacu larinya, mengabaikan bahwa kini dirinya berada di tangga. Seruan Sean terus terdengar memanggil namanya, diikuti derap langkah yang sama kencangnya. Tangga terakhir yang akan membawa Chloe menuju ruang tamu, membuat ia bernapas lega. Air mata terus mengiringi langkahnya yang tergesa-gesa, ingatan Chloe terus berputar pada kenyataan beberapa menit lalu. Seolah menampar dirinya begitu keras, dan membuat ia bingung, bingung oleh suatu perasaan yang tiba-tiba muncul di hatinya. Terlalu larut dalam tangisan, membuat Chloe tidak menyadari kehadiran James yang sudah menatapnya bingung. James berhasil menahan tangan Chloe, sebelum perempuan itu menuruni tangga. Dia merunduk, mencoba melihat wajah Chloe lebih jelas. “Kau menangis?” James begitu terkejut, saat melihat wajah pe

