Cahaya lampu yang terang langsung mengenai retina matanya, napas Chloe memburu dengan peluh yang membasahi. Tubuhnya langsung terduduk begitu mimpi tadi mengusik tidurnya, ia memandang horor pada lantai. Mimpi tadi begitu nyata, seolah-olah hal itu benar terjadi dalam hidupnya. Untuk sesaat Chloe jatuh dalam ketakutan, ketakutan yang semakin membuncah seirama dengan detak jantung menggila. “Chloe! Chloe!” Seruan disertai dorongan beberapa kali pada lengannya membuat Chloe tersadar, Alexa sudah berada di sampingnya. Menatap padanya dengan khawatir, Chloe masih dalam keadaan bingung untuk mengerti yang terjadi. Alexa mengembuskan napas kasar, dia memandang sendu pada Chloe. 30 menit yang lalu, dirinya dikejutkan dengan pintu rumah yang terbuka lebar. Belum lagi ketika masuk, dirinya mel

