Strategi

1147 Kata

“Sebenarnya apa yang terjadi, Bitale?” Anak lelaki itu masih terus bertanya. Entah sudah berapa kali kalimat itu keluar dari bibirnya. Sementara itu, gadis yang ia tanyai terlihat mondar-mandir sembarangan mengigiti kuku jarinya. “Bitale!” Ia mulai berteriak. Gadis itu menghentikan langkahnya sejenak. Bukan karena ia tersentak akan teriakkan Hores, karena  apa yang keluar dari mulut anak lelaki itu bahkan tidak ia dengar sama sekali. Gadis itu hanya mengambil jeda. Ia berpikir bahwa ia menemukan sesuatu di kepalanya. Namun, nihil. Gadis itu kembali melakukan hal tersebut. Mosi yang ada di sana hanya duduk tersudut di pojokkan kamar. Tidak melakukan apa pun, maupun merengek seperti Hores meskipun makhluk itu juga menyimpan ribuan tanya pada gadis yang masih mondar-mandir di hadapannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN