Marganta sudah sampai di rumah dan ia langsung mengetuk pintu kamar Iluna. Saat ia melihat Iluna ingin mengambil handphonenya, Marganta mencegahnya dan mengambil handphone Iluna. Jujur saja Iluna bingung. "Kak Marganta kenapa kok handphone Iluna diambil?" tanya Iluna. "Ga papa, demi kesehatan Lo. Lo kalo mau apa-apa tinggal bilang gua, Noah atau Mahen. Lo ga perlu mikir apa pun dulu. Sekarang Lo harus refreshing dulu, sejukin pikiran Lo dulu Iluna." ujar Marganta tersebut. "Gue nggak nerima protes ya Iluna, Lo harus banyak istirahat dan itu kata dokter bukan kata gua." ujar Marganta dan pada akhirnya Iluna pun mengangguk. Sebelum Marganta pergi ke luar, Iluna menghentikannya. "Kak Marganta sebentar, aku mau ngucapin terima kasih karena Kak Marga udah peduli banget sama aku. Aku sama se

