Rere semakin mengeratkan pelukannya. Air matanya juga tumpah membasahi kedua pipinya. "Gak mau, Bunda harus di sini." "Sayang, kamu kan udah punya suami. Dan insyaallah suami kamu akan menggantikan tugas Ayah dan Bunda, yaitu menjaga kamu," ucap Sekar sembari mengusap lembut kepala Rere. Rere hanya melirik Reyhan sekilas. Dan memeluk Bundanya lebih erat lagi. "Kamu gak boleh cengeng begini, emang gak malu di liatin Reyhan? " ucap Dirga. "Bodo amat! Rere gak perduli," jawab Rere masih terus menangis. "Re, Ayah dan Bunda udah yakin, kamu bisa mandiri. Kemarin aja bisa kami tinggal," ucap Dirga. "Ini bukan masalah mandiri, Yah! Masalahnya Rere gak mau jauh dari kalian!" ucap Rere. "Sama aja dong. Kamu harus bisa mandiri karena kamu sekarang udah punya keluarga. Punya suami, mengur

