Bab 22

2358 Kata

Karan memperhatikan Kiran yang tertidur di sampingnya ia tersenyum tipis melihat wajah letih gadisnya, ia benar-benar bahagia bisa mendapatkan Kiran kembali. Bus yang di tumpangi mereka memasuki kawasan Pangalengan, membuat suhu di bis tersebut mendadak dingin. Karan yang melihat pergerakan Kiran dari tidur nyamannya membuat ia mengerti jika ceweknya itu kedinginan. Karan dengan perlahan memiringkan kepala Kiran agar menyender pada sandaran kursi. Ia lalu membuka jaket yang di kenakannya, kemudian ia selimuti tubuh Kiran dengan jaket cokelat miliknya. Begitu melihat Kiran yang kembali tidur dengan nyenyak, Karan menempelkan kembali kepala Kiran agar bersender nyaman pada bahunya. Berbeda dengan pasangan Ratih dan Nigi, mereka berdua kompak untuk tertidur setelah insiden yang menyenangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN