Minjoo menghela napasnya berat. Saat ini ia tengah meratapi nasibnya ke depannya akan seperti apa. Menjadi seorang perusak hubungan rumah tangga orang lain bukanlah cita-citanya, tapi akibat kejadian satu malamnya dengan seorang pria yang tidak dikenalnya membuat dirinya harus pasrah menjadi orang ketiga pada hubungan rumah tangga orang lain. Andaikan saja waktu itu Minjoo tidak pergi ke klub menyetujui saran Hyebin, mungkin saat ini dirinya akan selamat dari bencana ini. Menyesal pun sudah ia lakukan, tapi tetap saja penyesalannya tidak akan merubah nasibnya. “Hufttt ...” Minjoo menghela napasnya. Ia harus membulatkan tekadnya. Malam ini ia akan jujur pada orang tuanya jika saat ini ia tengah mengandung. “Appa ... Eomma ...” lirih Minjoo. Tuan dan Nyonya Lee yang tengah asyik menonto

