"Bagaimana bisa aku melupakan apa yang kamu lakukan dengan wanita lain, setiap aku mengingatnya hatiku sangat sakit dan hancur. Kau telah menghancurkan hatiku, Kian. Aku percaya padamu sehingga aku bertengkar dengan orang tuaku demi ingin bersamamu. Walau mereka menilai buruk tentang dirimu. Aku tetap percaya padamu. Dan sekarang aku sudah paham bahwa penilaian mereka tidak pernah salah," ujar Ashley dengan suara yang serak, matanya penuh dengan luka yang tak terlihat sembuh. Setiap kata yang keluar dari mulutnya seolah menyayat hatinya lebih dalam. Ia memegang dadanya, merasakan seakan dunia ini runtuh di hadapannya. Kian menatap Ashley dengan penuh penyesalan. Ia merasa kata-katanya tak cukup untuk menenangkan hati Ashley yang sudah hancur. "Ashley, kita akan mulai dari awal, mereka se

