Mansion keluarga Valtore berdiri megah di atas bukit, dengan arsitektur bergaya klasik Eropa yang dipadukan dengan kemewahan modern. Pilar-pilar marmer putih menjulang tinggi, memperlihatkan kekayaan keluarga yang tak tertandingi. Ruang tamu yang luas dihiasi lampu kristal besar, karpet Persia, dan sofa kulit berwarna gading yang diatur dengan sempurna. Di tengah ruangan, Jordan dan Liana duduk dengan postur anggun, memancarkan aura kekuasaan dan keanggunan. Maximilian melangkah masuk dengan langkah tegas, mengenakan setelan hitam rapi, namun ekspresi wajahnya dingin seperti biasanya. Ia menatap kedua orang tuanya tanpa banyak bicara, menunggu alasan mengapa ia dipanggil pulang ke rumah besar ini. "Max, malam ini kita ada tamu penting. Kamu harus hadir," ucap ayahnya, Jordan, dengan nada

