Part 21

1155 Kata

*Happy Reading* Bruk! Aku menghempaskan diri dengan keras ke atas tempat tidur, sesampainya di apartemen. "Finaly, rebahan juga gue!" Aku bermonolog seraya menghela napas lega. Ya. Akhirnya, setelah drama cukup alot di rumah sakit. Keluarga si papah pun membiarkan aku pulang dan istirahat dengan layak di apartemen sendiri. Lagian, mau ngapain juga aku di sana lama-lama? Dokter juga bilang si papah belum akan sadar dalam waktu dekat, karena masih dalam pengaruh obat bius paska operasi. Nah, dari pada ngejogrog gak ada kerjaan, mending balik ya kan? Mon maap aja, aku belum alih profesi jadi penunggu pojokan rumah sakit. Lebih dari itu, badanku juga udah lengket banget, ketek juga udah uasem tenan, maklum belum mandi dari kemaren. Penting dari itu semua, aku mau ganti semvak yang udah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN