*Happy Reading* Sayangnya, itu tak bertahan lama. Karena setelahnya, sebuah kendaraan motor mendekat, dan memukul kaca pintu bagianku dengan sebuah tongkat baseball. "Akh!" Aku sontak berteriak sambil menutup kedua telinga mendapat perlakuan itu. Beruntung kaca mobil ini tebal. Tidak langsung hancur dengan sekali pukulan saja. Namun, si pengendara motor itu juga tidak menyerah. Memukul-mukul kan tongkat yang dia bawa beberapa kali lagi. Siapa, sih? Begal bukan, ya? "b*****t!" Mendapat perlakuan brutal pada mobilnya. Tentu saja Salman emosi. Pria itu membuka setbelt dengan tergesa. Lalu .... "Jangan, Man!" Aku segera menarik tangannya. Saat pria itu hendak turun dan menghampiri si pengendara motor. Demi Tuhan. Aku takut sekali. Meski aku tidak tahu siapa si pengendara motor itu.

