Part 95

1330 Kata

*Happy Reading* Sayangnya, itu tak bertahan lama. Karena setelahnya, sebuah kendaraan motor mendekat, dan memukul kaca pintu bagianku dengan sebuah tongkat baseball. "Akh!" Aku sontak berteriak sambil menutup kedua telinga mendapat perlakuan itu. Beruntung kaca mobil ini tebal. Tidak langsung hancur dengan sekali pukulan saja. Namun, si pengendara motor itu juga tidak menyerah. Memukul-mukul kan tongkat yang dia bawa beberapa kali lagi. Siapa, sih? Begal bukan, ya? "b*****t!" Mendapat perlakuan brutal pada mobilnya. Tentu saja Salman emosi. Pria itu membuka setbelt dengan tergesa. Lalu .... "Jangan, Man!" Aku segera menarik tangannya. Saat pria itu hendak turun dan menghampiri si pengendara motor. Demi Tuhan. Aku takut sekali. Meski aku tidak tahu siapa si pengendara motor itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN