Bab 24. Andrew Di posisi Sulit

1159 Kata

Angela yang merasa kesal hanya bisa menghembuskan nafas secara kasar, inign mengumpat juga percuma karena orangnya sudah terlanjur pergi. “Sial!” Setelah itu, dirinya membeli minum serta cemilan lalu bergegas kembali ke ruang rawat inap agar menantunya tidak menaruh curiga. Baru juga membuka pintu, Andrew sudah bertanya, “Mamah darimana saja?” “Dari kantin membeli minum serta cemilan,” jawabnya menaruh barang yang di beli di meja. “Tadi Sandra sempat menggerakkan tanganny tapi hanya beberapa detik,” ucap Andrew membuat Angela merasa terharu. “Benarkah? Sudah bilang dokter?” “Sudah, baru saja dokternya keluar, katanya ini progress yang bagus,” jawab Andrew. “Semoga semakin hari kondisinya membaik,” harapan Angela yang ingin di aminkan oleh Andrew namun tidak jadi, lantaran jika dir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN