Dengan berbagai alasan Cyndi belum menceritakan peristiwa kelam yang dialami kepada siapa pun terlebih kepada ibunya. Di sekolah pun ia tak bercerita pada sahabatnya, Clarice. Namun melihat kegalauan yang begitu kentara, Clarice banyak menguatkan. Sahabatnya bahkan membantunya membelikan obat minyak angin dan mengurutnya saat kondisi kesehatannya kurang enak. Cyndi menunggu waktu yang tepat tanpa tahu kapan persisnya ia membuka mulut menceritaan kebusukan ayah tirinya. Ibunya telah sangat letih dengan berbagai aktifitas yang dihadapi dan rasanya hanya tinggal menunggu hari sebelum ia membuka rahasia pribadinya. “Kalo Cyndi belum ngomong ke mama, bukan berarti Cyndi takut atau apa. Cyndi cuma lagi nunggu waktu yang tepat karena mama lagi capek

