17 : Aturan (anti) Pelecehan

1507 Kata

"Gue gak bisa terima, Xe!" sentak Chiqita gusar. "Terus lo mau apa? Profesional lah, Chi," sahut Xena mencemooh. Sebenarnya dia juga sayang Bebi, tapi Xena bisa membedakan urusan hati sama kerjaan. Biasanya Chiqita juga begitu, bahkan dia yang sering mencanangkan hal itu pada karyawannya. Tapi kali ini berkaitan dengan lakiknya, sama pisang ambon kesayangannya. Pikiran Chiqita jadi ngeres mulu. "Gue takut Bebi dimesumin sana-sini! Dia terlalu segar dan imut untuk berprofesi sebagai OB yang rawan dilecehin," gerutu Chiqita. "Ya kali elo sendiri yang ngelecehin dia! Yang lain mana berani terang-terangan begitu, kecuali Jula-juli. Hehehe.." kekeh Xena. Mata Chiqita membulat mendengar nama terakhir disebut. Gak rela! Gak rela! Chiqita gak rela kalau sampai tititnya Bebi dipakai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN