CHAPTER 19 "Mas, tadi ngomongin apa sama Pak Dokter?" tanya Wafa kemudian menyuapkan sesendok bubur rumah sakit pada Fauzan, Fauzan memasukkannya ke mulutnya dan mengernyit. "Apa sih ini makanan rumah sakit enggak enak banget, yang lain kek! Aku bukan sakit yang itu ya, jadi keknya bisa deh makan apa aja! Beliin di kantin!" "Jawab dulu, Mas!" bentak Wafa pelan dengan kesal, Fauzan terdiam. "Oh, cuman penyakit lama." Mata Wafa melingkar sempurna. "Mas … punya penyakit?" "Iya, penyakit. Namanya kampretiatus begelasialis." Wafa mengerutkan kening, tak pernah mendengar penyakit itu di dunia kedokteran yang ia geluti, Fauzan mendengkus. "Serius amat, itu lho, penyakit k*****t ngomong sama si d

