2. Takdir??

1196 Kata
Pertemuan ini adalah sebuah takdir dari tuhan cara menyatukan aku dan kamu menjadi satu kata yaitu KITA ~klara Keesokan harinya klara berangkat seperti biasa menggunakan angkutan umum sampai di depan gerbang sekolah jam 6.30 klara berjalan menuju ke kelas nya sampai di kelas nya klara duduk ditempat duduk nya. Lina dan indah menghampiri ke meja klara "Ra, anterin gue ganti kaos olahraga yuk si indah nggak mau nganter gue" ajak lina menarik tangan klara "Yaudah yuk, indah ikut nggak?" Tanya klara ke indah "Gue ikut aja ah takut ada yang godain gue kalo gue di kelas sendirian" indah mengikuti klara dibelakang nya Lina masuk ke dalam toilet untuk mengganti baju nya, hari ini adalah jadwal olahraga kelas 12 ipa 1 dan 12 ipa 4 yang alias kelas klara dan kelas david yang berolahraga klara dkk tidak tau kalo david itu kelas ipa 4 mereka kira david itu kelas ips 1 jadi klara biasa-biasa aja kalo olahraga nya digabung sama ipa 4 kalo klara tau david dari ipa 4 mungkin klara akan kabur ke ruang osis, pintu toilet tadi terbuka lina keluar dengan kaos olahraga SMA garuda dan bel masuk berbunyi "Makasih ya ra udah mau nganter nggak kaya tu anak" lina melirik ke arah indah "Maksud lo gue gitu, kan tadi gue males dan sengaja mau nunggu klara dateng dulu" indah menghadap ke hadapan lina "Alesan aja lo" lina memanyun kan bibir bawah nya "Udah ah mendingan kita kelapangan takut nanti di marahin sama pak bambang " klara melerai kedua teman nya yang akan bertengkar dan mengajak nya ke lapangan "Balikin baju gue dulu dong ke kelas"-lina "Ya udah ayo" -klara Mereka bertiga menuju ke kelas nya untuk menaruh seragam lina ke kelas setelah menaruh seragam lina mereka menuju ke lapangan basket karna hari ini materinya adalah bola basket. Sesampainya dilapangan basket klara dkk melihat ada david dkk juga berada di lapangan basket dengan kaos olahraga diotak mereka bertiga banyak tanda tanya, kenapa david dkk ada lapangan? Bukan nya ini jadwal olahraga ipa 4? Kan mereka bertiga anak ips 1? Apa jangan-jangan meraka anak ipa 4? Begitu isi di kepala klara dkk saat ini "Ndah, ra kok david dkk ada di lapangan si? Mereka kan anak ips " tanya lina ke indah dan klara "Ya mana gue tau" jawaban dari indah "Gue tanya orang dulu ya" klara bertanya ke anak ipa 4 yang bernama susi "Susi, kok ada david dkk si? Bukan nya hari ini yang olahraga kelas nya lo sama kelas nya gue " tanya klara ke susi "Ya ada lah, kan mereka juga anak ipa 4" jawab susi "Bukan nya mereka anak ips satu ya?" Tanya klara lagi "Bukan lah jelas-jelas david dkk itu anak ipa 4 sejak kapan david pindah ke kelas ips 1 ngaco lo" susi menertawai klara "Ya udah makasih ya susi" klara kembali menuju ke tempat lina dan indah "Lo kasih informasi tapi salah" klara menonyor kepala lina "Apaan si ra kok kepala gue ditonyor si" lina menggerutu kesal dengan klara "David dkk itu anak ipa 4 kata lo kan david dkk itu anak ips 1" tegas klara "Serius lo ra" lina dan indah bersamaan "Serius lah" klara melipat kedua tangan nya di depan d**a Saat lina dan indah akan membuka mulut tiba-tiba pak bambang muncul "Assalamualaikum anak-anak" sapa pak bambang ke seluruh anak ipa 1 dan ipa 4 "Waalaikumsalam pak " jawaban dari seluruh anak ipa 1 dan ipa 4 "Oke hari ini kita akan belajar materi bola basket dan saya akan begi kelompok setiap kelompok ada 6 anak, kelompok 1 lina, kevin, rehan, indah, klara, dan david" kata pak bambang sambil membolak-balikan buku absen "Pak, kenapa saya harus sama david si pak kan anak cowok lain kan banyak " protes klara ke pak bambang "Itu sudah keputusan saya klara" pak bambang tidak menerima protesan dari klara "Eh lo ini itu nama nya takdir, dan gue bisa balas dendam ke lo soal yang kemarin" david tersenyum devil ke klara "Gue nggak takut" klara sebenarnya takut dengan perkataan david "Kita liat aja nanti" david memegang bola basket Semua nya berkumpul dengan kelompok nya masing-masing, dan kelompok 1 membagi menjadi 3 bagian agar lebih mudah mengajari nya david dkk semuanya bisa main basket , yaitu kevin dan lina, Rehan dan indah, yang terakhir david dan klara. Klara sekarang sedang di ajari dribel oleh david "Bola nya itu di dorong jangan asal ceplak kalo Bola nya didorong itu kan lebih lama bertahan tp kalo lo asal ceplak bukan tahan lama tp tangan lo yang sakit paham nggak" david menjelaskan secara detail ke klara agar klara paham "Lo bilang mah gampang gue yang nyoba susah tau" klara menatap david dengan tatapan sinis "Dribel itu hal termudah di basket kalo lo nggak bisa berarti lo nya yang t***l susah ya emang ngajarin orang yang mau menang sendiri" david juga menatap klara dengan tatapan sinis "Ulang lagi sambil lari" david menyuruh klara untuk mencoba lagi "Iya bawel" klara langsung mencobanya kembali Klara menurut apa yang disuruh david, klara mendribel bola basket dengan berlari eh klara jatuh kaki nya keseleo karna terlalu kencang berlari Brukk ... "KLARA " teriak david sambil menghampiri klara "Mana yang sakit?" Tanya david sambil memegang bahu klara "Lo bisa liat kaki gue keseleo gini kan masih aja di tanya" klara memegangi kaki nya Rehan, kevin, indah, dan lina menghampiri klara dan david "Kok lo nyolot si gue itu tanya baik-baik sama lo, gue bawa lo ke UKS " David menggendong klara ala bridal style "Turunin gue sekarang" tegas klara sambil memukul d**a david "Nggak" tolak david yang masih tetap menggendong klara "Vid, mau di bawa kemana tu cewek" tanya kevin ke david "Mau gue bawa ke UKS lo semua nggak usah ikut " david meninggalkan mereka semua Di UKS david mendudukan klara di atas ranjang UKS disana ada penjaga UKS yaitu para petugas PMR SMA garuda "Ambilin minyak kayu putih" perintah david ke anggota PMR yang sedang menjaga UKS Anak itu menuruti perintah david dan mengambil kan minyak kayu putih dan memberikan nya ke david "Udah sana keluar" david mengusir anggota PMR itu dan dituruti oleh nya David menarik kaki klara dengan kasar "Awwhh lo bisa pelan sedikit nggak si" klara menepuk bahu david dengan keras "Gue udah pelan, lo nya aja yang lemah" david memijat kaki klara yang keseleo "Awwwhhh sakit david" klara menahan sakit nya "Kalo mau enak sana pijet nya disalon masih mending gue mau ngobatin lo" david masih tetap memijat kaki klara "Kalo nggak ikhlas bantuinnya nggak usah bantuin Lagian gue kan nggak minta bantuan dari lo" klara tetap menahan rasa sakit nya "Udah ni, semoga aja nanti istirahat kedua udah mendingan gue tinggal dulu dan lo istirahat aja di sini" david mengembalikan minyak kayu putih ke meja penjaga dan meninggalkan klara di UKS saat di ambang pintu UKS kaki david berhenti karna klara mengatakan sesuatu "David makasih ya udah mau bantuin ngobatin kaki gue" klara mengucap kan terima kasih ke david tp david tidak menjawab nya dan malah meninggalkan UKS Dasar cowok nggak tau diri giliran gue udah baik udah mau bilang makasih tp malah di cuekin kan kesel untung ganteng ~ batin klara sambil tersenyum sendiri Bersambung Maaf banget kalau ceritanya nggak bagus ya gaes
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN