BAB : 32

1171 Kata

Pagi ini Bayu datang ke kediaman Angga. Niatnya ia ingin mengajak Nessa untuk berangkat sekolah bereng. Tapi, sudah nangkring di depan pintu dan sudah puluhan kali memencet bel, tetap saja tak ada satupun yang keluar dan menampakkan diri dari arah dalam rumah. "Ini orang-orang pada kemana, sih? Nggak mungkin kalau ini rumah dalam keadaan kosong, mobilnya ada," pikir Bayu. Lima menit berlalu, tetap saja masih sama. Apa ia harus menunggu sampai lumut tumbuh di badannya? Mengerikan sekali. Ia mencari celah di beberapa jendela, kali aja bisa mengintip keadaan di dalam rumah. Hingga pandangannya dikejutkan oleh sosok yang saat itu ia lihat tergeletak di lantai. Segera, ia membuka pintu yang ternyata tak dikunci sama sekali. Saat sampai ternyata Angga lah yang ia dapati sedang tak sadarkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN