"Om pikir aku sebodoh itu bisa dibohongi. Mengambilnya tanpa sepengetahuanku? Iya, kalau aku tiba-tiba hilang ingatan," jelas Nessa sedikit tertawa. Ia seperti mendengar sebuah lelucon saja. "Hmm ... mungkin saat kamu tidur," balas Angga yang sukses membuat tawa Nessa terhenti seketika. "Apa!?" "Ya ... mungkin sudah berkali-kali." "Kenapa malah mencurinya?" Nessa benar-benar kesal pada om-om yang satu ini. Sudah mencuri ciumannya secara langsung, eh, saat dirinya tidur juga malah melakukannya. Angga kembali melangkah agar berdiri semakin mendekat pada Nessa. "Kenapa memangnya? Nggak boleh? Jangan lupakan kalau kamu adalah istriku. Ini hanya sebuah ciuman. Bahkan, kalau aku mau, aku bisa dan punya hak untuk melakukan hal yang lebih dari ciuman pada dirimu," jelas Angga. Nessa baru me

