Waktu sudah menunjuk angka tujuh pagi. Sinar matahari yang hangat memasuki ruangan melalui jendela, memberikan suasana pagi yang cerah di rumah mereka. Nora duduk di meja makan, melirik ke arah Steve yang tengah menikmati sarapan yang telah disiapkan oleh ART mereka. Ia tampak berpikir dalam diam, matanya memperhatikan setiap gerakan suaminya. Steve, yang merasakan tatapan istrinya, menaikkan alisnya dan menatap balik. “Ada apa, Nora? Ada yang ingin kau tanyakan?” tanyanya dengan nada lembut namun penuh perhatian. Nora menggeleng pelan, mencoba menutupi kegugupannya. “Tidak. Tidak ada. Oh! Ada.” “Apa? Katakan saja,” dorong Steve dengan sabar. Nora menarik napas dalam-dalam sebelum akhirnya berbicara. “Hari ini … apakah kau sangat sibuk? Eum! Maksudku, kau akan pulang jam berapa? Agar

