Dihadang Sophie

1091 Kata

“Kesh ... tunggu dulu!” serunya sambil memegang tangan ini, tetapi aku trus saja berjalan menuju tangga yang akan membawaku ke lantai bawah. “Jangan tinggalin aku begini, Kesh ... Kesh!” ujarnya dengan mata memerah. “Ya ... ampun, Tante ..., kita ‘kan masih bisa ketemu, datang ke aja ke rumah, ‘kan hanya butuh beberapa jam saja sudah sampai,” sahut tanpa menghentikan langkah. “Kalau dilarang gimana, Kamu ‘kan tahu aku sulit keluar,” rajuknya dengan wajah cemberut. “Tante ‘kan bisa ancam-ancam om sedikit,” celetukku asal-asalan, maaf Om ... saya terpaksa mengatakan itu. “Eh! Dari mana tahunya kalau Tante sering mengancam?” ucapnya sambil berhenti mendadak, untung saja sudah sampai di bawah tangga, jadi nggak terganggu jalannya. “Em ... em, ‘kan biasanya begitu para perempuan,” celetuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN