Part 32

1103 Kata

Setelah Jaksa Lee keluar dari ruang interogasi, Stefannie pun memulai pembicaraannya dengan Sean yang sejak tadi menatapnya sinis. “Bagaimana kabarmu, Oppa?” Sean berdecih. “Jangan mengejekku, bagaimana pun aku masih menjadi kakakmu!” Stefannie terkekeh geli mendengar jawaban Sean yang terkesan kesal. “Wah, ternyata Oppa masih menganggapku adikmu. Aku tidak menyangka itu, kukira Oppa sudah memutuskan hubungan keluarga setelah Oppa mengambil alih Net-Lix Group secara paksa dariku!” sindirnya yang sangat menohok Sean. “Jika aku tidak menganggapmu adik, dari dulu sudah aku singkirkan kau dari dunia ini!” Perkataan Sean tidak sepenuhnya bohong, ia masih menganggap Stefannie adiknya sampai sekarang ini. “Oh, aku merasa terharu,” kata Stefannie dengan menunjukkan mimik wajah mengejek. “Ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN