Alia 22

1152 Kata

Suasana malam itu begitu dingin karena hujan yang turun, awalnya hanya rintik-rintik kemudian malah menjadi deras, tetapi suasana di dalam rumah mertua Alia malah terasa begitu panas. Fahri yang duduk di atas sofa malah terlihat berkeringat. Pria itu duduk hanya mengenakan kaos oblong, celana pendeknya telah terlepas dengan kedua kaki terbuka lebar. Sementara kekasihnya Alia sedang berlutut di antara kedua kakinya, tangan Alia sedari tadi mengelus kejantanan Fahri. "Sayang, kamu yakin ?" Tanya Fahri lagi, karena pria itu tidak mau Alia kekasihnya terpaksa melakukannya hanya karena ingin menyenangkan dirinya. Cinta Fahri tidak egois, cukup baginya Alia bahagia makanya dirinya juga akan bahagia. Alia tidak menjawab pertanyaan Fahri, wanita itu hanya mengedipkan sebelah matanya dengan gen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN