Langit sudah mulai gelap ketika Alia pulang di antarkan oleh Fahri. Setelah sampai di depan rumah, Alia membuka pintu mobil tetapi sebelum turun, wanita itu menoleh ke arah Fahri. "Mas mau mampir dulu?" Tanya Alia. Wajah Fahri langsung sumringah senang. "Boleh Mas mampir ke rumah ?". "Iya boleh, lagian tadi pagi kan Mas sudah memaksa tuh mau kenalan dengan Papa sama Mama sampai mereka kaget" sindir Alia. Fahri menyeringai lebar mendengar ucapan Alia. "Kamu juga sih Yang terlalu banyak berpikir, padahal Rizky mantan kamu saja sudah menikah tetapi kamu masih memikirkan pandangan orang lain. Kalau kita selalu mendengarkan omongan orang pasti tidak pernah akan ada habisnya," kata Fahri panjang lebar. "Iya aku juga sadar itu Mas, tapi tetap saja aku tidak bisa menghilangkan perasaan tidak

