Fahri menatap Alia dengan curiga ketika kekasihnya itu keluar dari dalam rumahnya. Terlihat sekali wajah tertekan Alia, seakan wanita itu sedang ada masalah berat tetapi Fahri berusaha untuk berpikir positif mungkin saja Alia sedikit stress karena semakin mendekati hati pernikahan mereka. Memikirkan pernikahannya membuat Fahri merasakan perasaan bahagia yang memuncak di hatinya. Sebentar lagi wanita yang berdiri di depannya ini akan menjadi istrinya, momen yang telah lama di harapkan oleh Fahri dan sebentar lagi akan terwujud. "Kenapa kamu, Alia ?"tanya Fahei langsung ketika Alia sudah duduk di depannya. "Mas.. maafkan aku.., aku tidak bisa melanjutkan rencana pernikahan kita. Aku tidak bisa menikah dengan Mas Fahri,"sahut Alia lirih. Wajah Fahri langsung menegang kaku, pria itu sea

