31. Gak Punya Malu

1009 Kata

“Roman-romannya bahagia banget ini Nay?” Tanya Risma ketika mereka akan memasuki kelas. “Gak tuh, b aja.” Jawab Naya yang membuat Risma menoleh cepat. “B aja? Kok cengar-cengir gue perhatiin.” “Besok gue mau ke Bandung, lu mau ikut gak?” Mata Risma seketika berbinar mendengar kota Bandung di ucapkan oleh Naya. “Seriusan ke Bandung Nay?” Naya mengangguk membenarkan pertanyaan Risma. “Emang ikut boleh sama Om Rama?” Naya hanya meresponnya dengan anggukan kepala. “Bolehlah, ayo nanti kita sekamar di hotelnya.” Risma langsung mengangguk antusias. “Asik ke Bandung sebelum ujian. Coba nanti gue tanya Papah sama Mamah dulu ya Nay. Takutnya gak dibolehin.” Naya mengangguk karena memang mendapatkan izin dari Yuni dan Diki susah-susah gampang. “Iya nanti gue temenin sama Om Doni juga bilangny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN