〰〰〰〰〰 Nevan tampak berjalan mondar mandir di dalam kamarnya. Sesekali ia melirik jam tangan Rolex yang bertengger di tangan kirinya. Setengah jam ia menunggu kedatangan Nessa tapi tak ada tanda-tanda istrinya hadir malam ini. Acara sudah di mulai tapi Nevan memilih berdiam diri di kamar. Ia takut. Takut terjadi sesuatu dengan Nessa. Kekhawatirannya semakin bertambah saat telpon dan sms darinya sama sekali tak ada respon dari Nessa. "Aaaaaargh!!". Nevan mengerang sambil menjambak rambutnya yang berjambul. Ia lalu duduk di tepi tempat tidur. Kedua sikunya ia letakkan di atas paha dan menopang tubuhnya. Pandangannya menunduk dan sekali lagi ia menarik rambutnya. "Kamu di mana sayang?". Lirihnya. Di saat hari bahagia ia malah kalut memikirkan keadaan Nessa. Nevan mengangkat kepalanya dan

