Extra Part 2 | Hujan Sore Hari

1840 Kata

Sheya terkekeh geli melihat tingkah laku kedua putrinya, dia sedang menyisir rambut Sera dan mengikatnya dengan model cepol satu. Keduanya baru saja selesai mandi sore bersama, berendam sebentar dan bermain air sebelum akhirnya kembali ke ruang tengah yang lebih sering difungsikan sebagai ruang bermain. Rutinitas sore mereka setelah mandi biasanya Sera dan Naira akan bermain, lebih kepada Sera yang membantu Sheya menjaga adiknya karena Sheya akan sibuk menyiapkan makan malam di dapur. Kini, anak perempuan yang menginjak tujuh tahun itu tengah mengajari adiknya untuk menyusun puzzle buah sambil mengenalkan nama-nama buah pada Naira. Naira pun terlihat serius, layaknya seorang murid yang sedang memperhatikan dan akan mengikuti instruksi gurunya. “Mana coba buah cherry yang mana, Ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN