Juna terlihat begitu fokus menyelesaikan pekerjaannya, setiap hari saat berangkat kerja dan meninggalkan rumah, yang ingin selalu dia lakukan adalah bisa pulang ke rumah secepatnya, kembali bercengkrama dengan istri dan putrinya, juga buah hati yang tumbuh sehat di rahim istrinya. Maka dari itu, Juna selalu berusaha fokus pada pekerjaannya, dengan harapan satu demi satu hal yang sedang dia kerjakan cepat selesai dan sesuai dengan goals-nya. Sebuah ketukan pintu membuyarkan konsentrasi Juna, dia mendecak sambil melirik arloji di tangan kirinya yang sudah menunjukkan pukul empat sore. Dia tidak menyukai jika seseorang mengganggunya di saat Juna tau tidak ada lagi agenda meeting atau sesuatu yang harus dia diskusikan dengan Lukas. Namun, suara Lukas yang meminta ijin masuk setelah menget

