Cassandra berdiri di balkon kamarnya, menatap riak air di kolam renang di hadapannya, ia membelai perutnya yang sedikit membuncit dan coba ia sembunyikan dari semua orang. Ia masih bersikeras untuk tidak memberitahu siapapun tentang kehamilannya walau kedua orangtuanya sekalipun. Cassandra ingin Kavindra sebagai orang pertama yang tahu akan kehamilannya, suami dan orang yang ia cintai, tapi ia bingung, semakin lama perutnya semakin membuncit dan semua orang akan tahu dan ingatan Kavindra tidak tahu kapan akan kembali bahkan kemungkinan terburuk, Kavindra akan melupakannya selamanya. Air mata keluar dari sudut matanya, ia bingung, sedih, marah, perasaannya campur aduk, bingung karena ia serba salah tentang kehamilannya, apakah harus memberitahu keluarganya atau tidak, sedih karena Kavindr

