"Dam! Kamu dimana?" teriak Rani saat dia baru saja keluar dari kamar, bersiap untuk sarapan dan berangkat kerja. Namun aneh, tadi sebelum mandi, Rani masih melihat Damian di dalam kamar. Namun setelah Rani keluar dari kamar mandi, suaminya itu sudah tidak ada. Mungkinkah Damian marah karna Rani menolaknya semalam? Ah, tidak mungkin! Damian sendiri kan yang bilang, kalau dia tak mau memaksa Rani. Dia akan menunggu sampai Rani siap melakukannya dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan. "Non, Rani." "Eh, Jeff," Rani menoleh dan melihat Jeff sudah berdiri di sampingnya dengan pakaian rapi. "Pak Damian mana?" "Sudah berangkat ke kantor." "Lhoh? Sepagi ini?" Rani melirik jam di pergelangan tangannya. Jam tujuh kurang. "Tadi Pak Damian kelihatannya buru-buru. Mungkin sesuatu t

