"Saya sudah kasih obat pereda nyeri. Lebih baik malam ini di rawat dulu di sini. Kita observasi sampai besok. Kalau pendarahannya belum berhenti, Pak Damian harus siap dengan kemungkinan terburuk," kata dokter itu membuat raut wajah Damian berubah mendung. "Apa tidak ada cara lain, Dok?" Dokter wanita yang usianya sebaya dengan Widya itu mendesah berat. "Kandungan Bu Rani memang sudah lemah sejak awal. Karna itulah saya sering mewanti-wanti, untuk menjaganya dengan baik." Lagi-lagi Damian hanya bisa menghela napas berat. "Tidak perlu khawatir. Kalian kan masih muda. Masih banyak kesempatan. Tapi harus diingat, setiap kehamilan itu berbeda-beda. Kadang kuat dan kadang juga lemah. Tolong dijaga dengan baik, bukan hanya fisik tapi juga mental si ibu hamil. Karna itu akan sangat

