Bab 24

778 Kata

Malam hari Aryan melangkahkan kakinya memasuki rumahnya. "Hai mah... pah..." ucap Aryan menyapa orangtuanya yang sedang bersantai nonton tv. "Kok jam segini baru pulang Ar" ucap Chandra. "Aryan ada sedikit kerjaan yang gak bisa ditunda pah" ucap Aryan. "Udah sana temui dulu istrimu, tanduknya udah keluar, hati-hati" ucap Nancy tertawa. "Mama apaan sih mantunya dikatain punya tanduk" ucap Aryan. "Dari tadi istrimu itu marah-marah Ar, kamu pulangnya telat" ucap Chandra. "Ya sudah Aryan ke kamar dulu" ucap Aryan. "Berdoa dulu Ar sebelum masuk kamar" ucap Nancy bercanda. Aryan menaiki anak tangga menuju kamarnya dan begitu membuka pintu kamarnya... "Dari mana aja, kenapa gak usah pulang aja sekalian, apa terlalu asik sama cewe-cewe tadi jadi lupa pulang" omel Mauren berkacak pinggang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN