"Sudahlah Shill aku sibuk, silahkan kamu keluar" ucap Aryan. "Tolong Ar temani aku ya hanya sebagai sahabat" ucap Shilla memelas. "Gue berangkat sama Mauren istri gue" ucap Aryan santai. "Oke baiklah lo nolak gue, fine" ucap Shilla sinis, ia keluar dengan membanting pintu ruangan Aryan. Aryan duduk menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya, matanya fokus pada laptop dan pekerjaannya. Tak lama Chris masuk tanpa mengetuk pintu. "Kebiasaan banget sih lo main masuk aja, ada apa sih gak punya kerjaan di kantor lo main kesini mulu" tanya Aryan. "Doni malam ini mengadakan pesta bujang di club lo ikutkan udah lama juga lo gak pernah ikutan ngumpul lagi" ucap Chris. "Bisa digorok leher gue sama Mauren ikutan pesta kaya gitu" ucap Aryan. "Ayolah Ar" ucap Chris. "Lo sih enak gak punya bin

