“Yeach!” Suara teriakan keras dari ruangan Bisma membuat karyawan lain diluar ruangan menoleh ke arah suara. Dalam hitungan detik tak hanya Bisma yang keluar dari ruangannya tapi juga pak Josh yang langsung menghampiri Bisma yang masih berdiri didepan pintu dan segera menjabat tangan dan memeluknya senang. “We did it!” ucap Bisma keras sambil memandang anggota timnya yang masih tampak bingung dengan reaksi dua atasan mereka. “Project kita approved, siap-siap kita semua berangkat ke Jepang!” Terdengar suara sorak sorai penuh syukur, lalu Bisma segera memeluk anak buahnya satu persatu untuk mengucapkan terimakasih, termasuk pada Fitri. “Congrats, sir! I’m really excited about this—I know we can accomplish more,” bisik Fitri sambil membalas pelukan Bisma erat dan menatap pria itu bang

