Chapter 10

459 Kata

Seharian bekerja dengan Ilona, namun wanita penyuka pink itu terus saja mengoceh dengan berbagai hal. Benda-benda tidak penting pun kupas habis. Mengalahkan gosip unfaedah.  Sudah sore. Dan para pekerja kembali ke rumah masing-masing, untuk menyambut esok hari dengan cerita yang berbeda.  "Datang ya besok Mayo. Jangan nggak datang. Dan jangan kapok dengan kecerewetanku." Tuh kan, wanita ini. Padahal ini sudah sore, dan badan terasa remuk. Namun, suaranya tidak mengenal kata lelah.  Mazaya tidak lagi marah ataupun tersinggung dengan panggilan Mayonaise ia anggap panggilan kesayangan.  "Kamu siapa jemput?" Tanya Ilona.  "Pakai gopal kak."  Ilona mengangguk. "Ti-ati. Kalau pacarku datang duluan aku kenalin ya."  Dua wanita itu menunggu, jemputan. Tanpa tahu, dihati mereka tersimpan sat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN