Lukman dan Raina turun dari dalam mobil. Lalu mengambil koper mereka yang ada di dalam bagasi. Masuk ke dalam rumah dengan mengucap salam yang langsung di sahut oleh Mami Zu. Mata Mami Zu memicing mendapati keduanya. Tak dapat membendung tanya yang bercokol di dalam hatinya. "Korang berdua macam mana bisa pegi bersama?" tanya wanita paruh baya itu penuh selidik. Raina yang gugup memilih diam daripada semua rahasia mereka terbongkar saat ini juga. Lukman tampak tenang, tersenyum lebar mendekati Maminya dan mencium kedua pipi wanita yang telah melahirkan nya itu . " Mam... Aku ada kerja dekat Indo. Dan aku rasa tak ada salahnya membawa serta Raina. Agar Raina bisa mengunjungi keluarganya juga. Daripada di disini seorang diri. Betul tak?" Mami berpikir, dan alasan yang Lukman sampaikan

