*** Kediaman Grind,. Setelah menghabiskan waktu selama dua puluh menit di perjalanan, akhirnya Diandra pun sampai di kediaman sang Uncle, Ferdy. Dan disana, Diandra disambut hangat oleh pria paruh baya itu beserta istrinya. "Kamu baik-baik saja, Nak?" Tanya Ferdy saat melihat wajah sembab Diandra. Diandra mengangguk pelan kemudian menjawab. "Aku baik-baik saja, Uncle. Ada yang ingin aku bicarakan sama Uncle sebentar. Apa boleh?" Sejenak, Ferdy melirik kearah istrinya kemudian kembali menatap Diandra lalu mengangguk pelan. "Boleh. Mau bicara di ruang kerja saja?" Tawar Ferdy. "Boleh, Uncle." "Ya sudah, ayo, kita kesana." Ajak Ferdy. Setelah berpamitan dengan sang Aunty, Alia yang tak lain adalah istri sang Uncle, Ferdy, Diandra pun langsung melangkah menuju ruang kerja pria paruh b

