*** Masih di posisi semula, Alvan dan Diandra berdiri saling berhadapan dengan jarak sekitar satu meter dari keduanya. Disana, Alvan menatap Diandra dengan kedua mata memicing tajam. "Apa maksudmu, huh?" Tanya Alvan seraya menatap wajah pucat pasih istrinya. "Aku hanya ingin bilang, kalau bukan ayahku pelakunya. Bukan ayahku dalangnya. Selebihnya, kamu bisa cari tau sendiri kebenaran mengenai ibumu, karena aku tidak mau membeberkannya. Aku hanya ingin pergi, Alvan. Jangan mempersulit keadaan dengan cara terus menahanku disini." Ujar Diandra. Sungguh, sebenarnya kedua kakinya sudah tidak sanggup lagi menopang beban tubuhnya. Namun, karena keinginannya dan tekad bulatnya yang ingin mengakhiri pernikahannya dengan Alvan, Diandra pun berusaha menguatkan diri. Dia hanya ingin pergi tanpa

