Baru beberapa hari ditinggal suaminya untuk melanjutkan belajar keluar negeri sikap Aira jauh lebih diam dan sering termenung. Hampir setiap hari Aira menelfon sang suami. Namun itu semua belum bisa mengurangi rasa rindunya. Sampai kedua orang tua Azfer yang melihat Aira sering melamun pun merasa kasihan pada menantunya itu, sehingga membuat papa Azfer berinisiatif untuk mengajak Aira bekerja di kantor lagi. Mama Azfer memberikan kode pada suaminya untuk membicarakan tentang niatannya pada Aira sekarang, karena baginya ini waktu yang tepat. “ Ai ada yang mau papa bicarakan dengan kamu nak.” Perkataan papa Azfer pun membuat anak-anaknya yag sedang makan langsung memberhentikan makannya dan menatap sang papa. “ Iya pa, memangnya apa yang mau papa bicarakan dengan Ai.” Tanya Aira yang pen

