Chapter Tiga Puluh Tujuh

1499 Kata

            “Aku ada perlu dengan Ana.”            “Sepagi ini? Bagaimana kamu bisa masuk ke sini?” tanya Remy ketus.             “Aku tidak punya urusan denganmu.” Rendy berusaha menerobos masuk ke dalam ruangan. Namun Remy langsung mencengkeram kerah baju Rendy dengan cepat. Nyaris saja terjadi perkelahian kalau saja Ana tidak segera muncul.             “Kak Rendy?” Lagi-lagi Ana dikejutkan dengan kehadiran sang mantan yang kembali datang. Dia segera mencegah Remy agar tidak terjadi keributan. Dengan terpaksa, Remy melepaskan cengkeramannya.             “Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu, Na.”             “Tidak ada yang perlu dibicarakan,” potong Remy. “Ana sudah tidak butuh semua bualanmu. Jadi simpan saja sendiri.”             “Maaf, Kak,” ucap Ana pelan. Tapi dia setuju den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN